Pengantar Siklus dan Metodologi Manajemen Proyek
- Get link
- X
- Other Apps
Pengantar Siklus dan Metodologi Manajemen Proyek
Hai! Selamat, ya, Anda telah melewati modul pertama, yaitu Pengenalan Manajemen Proyek. Anda telah memahami dasar-dasar yang diperlukan sebagai manajer proyek.
Dalam modul ini, Anda akan mempelajari siklus manajemen proyek, mulai dari inisiasi atau memulai proyek (initiation), rencana (planning), eksekusi (execution), dan penutup (closing). Anda juga akan mempelajari metodologi yang digunakan pada manajemen proyek, yaitu metode Waterfall dan Agile. Menarik, bukan? Sudah siap untuk belajar kembali? Yuk, lanjut ke materi selanjutnya.
Eksplorasi Siklus Manajemen Proyek
Setiap proyek tentunya memiliki spesifikasi dan requirement berbeda-beda dalam penyelesaiannya, juga tentu memiliki kebutuhannya sendiri yang akan memengaruhi Anda dalam cara mengambil tindakan dan mencapai tujuan.
Mari kita analogikan bahwa Anda sebagai manajer proyek mendapatkan tugas untuk campaign Sekolah Gratis dari Dicoding.
Tentunya akan banyak sekali hal yang harus dipersiapkan sebelum campaign tersebut berjalan. Mulai dari hal-hal seperti sumber daya yang tersedia, anggota tim untuk bekerja dengan Anda, tanggal eksekusi proyek, dan pilihan lokasi untuk penyelenggaraan acara tersebut.
Karena begitu banyak hal yang harus dipersiapkan, Anda harus mengerti cara mengeksekusi proyek tersebut dengan menggunakan siklus manajemen proyek. Siklus manajemen proyek berguna untuk membimbing agar proyek Anda tetap berada di jalur dan berakhir pada waktu yang tepat.
Umumnya, fase utama dari sebuah proyek adalah inisiasi proyek, rencana proyek, eksekusi proyek, serta penutupan proyek.
Mari kita bahas fase pertama, yaitu inisiasi atau memulai proyek (initiation). Ini adalah tahap paling awal untuk Anda kelola sebagai manajer proyek, yaitu menentukan tujuan dan hasil yang akan dicapai untuk proyek, mengidentifikasi keperluan anggaran dan sumber daya, menentukan orang-orang yang terlibat dalam proyek Anda, dan detail lainnya yang bisa memengaruhi keberhasilan penyelesaian proyek Anda.
Selanjutnya, setelah menginisiasi, Anda akan merencanakan proyek dan memenuhi tujuan proyek Anda. Tentu ada banyak jalan untuk menyelesaikan proyek tersebut, tetapi yang terpenting adalah cara Anda dan tim dapat menyelesaikan proyek tersebut seratus persen.
Catatan yang perlu digarisbawahi adalah banyak hal wajib untuk Anda masukkan dalam rencana proyek, seperti anggaran, perincian tugas, jadwal, sumber daya, dan solusi apabila proyek terjadi masalah atau perubahan. Hal lain yang perlu diketahui adalah bahwa peran Anda sedikit berbeda dengan anggota tim. Tugas utama menjadi seorang manajer proyek, yaitu memantau kemajuan dan membuat tim Anda tetap fokus terhadap hal yang sedang dikerjakan hingga akhir proyek nanti.
Setelah proyek selesai, semua sumber daya yang telah diperhitungkan, dan proyek pun telah melewati garis finish, saatnya untuk menutup proyek. Tahap penutupan tersebut tidak kalah penting seperti tahap awal karena Anda akan mengevaluasi keseluruhan proyek. Tahap ini juga membuktikan kredibilitas Anda sebagai manajer proyek kepada khalayak ramai untuk dapat mendatangkan proyek-proyek selanjutnya.
Kembali pada analogi campaign Sekolah Gratis, setelah menyelesaikan proyek tersebut bisa jadi pekerjaan Anda benar-benar selesai, tetapi berbeda dengan proyek-proyek lain yang tentunya memiliki tahap berbeda-beda. Apakah sudah paham? Atau masih merasa kurang? Tenang, penjelasan fase siklus manajemen proyek masih akan tetap dibahas. Yuk, kita lanjut ke materi selanjutnya!
Bersambung ke:
Inisiasi Proyek
- Get link
- X
- Other Apps


Comments
Post a Comment